Sumber Antioksidan
* Komponen sulfur pada bawang, seperti bawang bombai, bawang putih.
* Antosianin, ada pada terung, anggur, dan golongan beri.
* Betakaroten, terdapat pada labu, mangga, aprikot, wortel, bayam, parsley.
* Katekin, seperti pada anggur merah dan teh.
* Tembaga dan zinc, dijumpai pada makanan laut, daging tanpa lemak, susu, dan kacang-kacangan.
* Kriptosantin, ada dalam cabai merah, labu, dan mangga.
* Flavonoid, dijumpai pada teh, teh hijau, jeruk, anggur merah, apel.
* Indoles, dijumpai pada brokoli, kubis, kembang kol.
* Isoflavonoid, seperti pada kacang kedelai, tahu, susu.
* Lignan, dijumpai pada wijen, bekatul, sayuran, biji-bijian.
* Lutein, seperti pada sayuran daun hijau, misalnya bayam.
* Likopen, dijumpai pada tomat, jeruk peras (grapefruit), dan semangka.
* Mangan, seperti pada makanan laut, daging tanpa lemak, susu.
* Polifenol, seperti pada thyme dan oregano.
* Selenium, dari makanan laut, daging tanpa lemak.
* Vitamin C dari jeruk, kiwi, mangga, brokoli, bayam, cabai, stroberi.
*Vitamin E, bisa dari minyak sayur, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian.
* Kimia hewani, dijumpai pada daging merah, ikan.
Kamis, 19 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar